Mi berbahan baku tepung kimpul merupakan salah satu upaya mengurangi impor tepung terigu. Penambahan pewarna alami bunga telang bertujuan untuk meningkatkan kandungan gizi berupa antosianin yang mengandung antioksidan. Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji perbandingan komposisi tepung terigu dan kimpul serta konsentrasi bunga telang. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dua faktor: proporsi tepung terigu:kimpul (55 persen: 45 persen, 65 persen: 35 persen, dan 75 persen: 25 persen). Konsentrasi ekstrak bunga telang adalah 3 persen, 6 persen, dan 9 persen. Aspek yang dievaluasi adalah uji fisik meliputi elongasi, rendemen; uji kimia yaitu kadar air, protein, lemak, abu, karbohidrat, dan aktivitas antioksidan, juga uji sensoris. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dengan taraf kepercayaan 95%. Metode nilai harapan digunakan untuk memilih formulasi terbaik. Selanjutnya, perlakuan terbaik akan dianalisis dari segi kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan T3B2 memberikan kombinasi terbaik. Karakter yang dimiliki adalah mi dengan nilai 94,50% rendemen, 8,17% kadar protein, serta 25,33 mg/100 g aktivitas antioksidan. Berdasarkan analisis finansial produk mi basah layak dikembangkan. Nilai BEP BEP 10.161 unit, NPV Rp215.875.947,87, IRR 10%, serta payback period 4 tahun 6 bulan. Tepung kimpul 25% dengan pewarna alami bunga telang bisa sebagai alternatif bahan baku mi basah bergizi dan layak finansial.
Copyrights © 2026