Modernisasi lingkungan Teknologi Informasi (TI) menjadi tantangan krusial bagi perguruan tinggi untuk mendukung transformasi digital dan menyelaraskan infrastruktur TI dengan strategi administratif. Universitas swasta sering kali menghadapi kendala berupa pengelolaan TI yang terfragmentasi dan belum terencana dengan baik, khususnya pada unit layanan admisi atau penerimaan mahasiswa baru. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun IT Masterplan strategis pada bidang admisi dengan mengintegrasikan dua kerangka kerja utama: TOGAF ADM dan COBIT 2019. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus. TOGAF ADM digunakan sebagai metode terstruktur untuk merancang arsitektur enterprise yang mencakup domain arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Sementara itu, COBIT 2019 diterapkan untuk memberikan struktur tata kelola TI yang kuat, manajemen risiko, serta pengukuran tingkat kematangan (maturity level) proses TI. Integrasi kedua framework ini bersifat komplementer; TOGAF fokus pada penyelarasan strategi arsitektur, sedangkan COBIT memastikan kontrol proses dan penyampaian nilai investasi TI. Hasil penelitian ini adalah sebuah blueprint TI dan roadmap implementasi yang modular serta terintegrasi untuk sistem informasi admisi. Melalui analisis kesenjangan (gap analysis) dan pemetaan tanggung jawab pemangku kepentingan, penelitian ini mengidentifikasi prioritas pengembangan sistem yang selaras dengan visi dan misi universitas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi TOGAF ADM dan COBIT 2019 mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi redundansi sistem, dan mempercepat pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan penerimaan mahasiswa baru di universitas swasta
Copyrights © 2026