Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Environmental Management Accounting (EMA) dalam meningkatkan efisiensi biaya operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT Kawasan Industri Kujang Cikampek (PT KIKC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan naratif dari sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan pencatatan biaya lingkungan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan biaya lingkungan dan laporan keuangan perusahaan periode 2022–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT KIKC telah menerapkan konsep Environmental Management Accounting (EMA) melalui pengklasifikasian biaya lingkungan ke dalam kategori prevention cost, detection cost, dan failure cost. Penerapan EMA tersebut membantu perusahaan dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengevaluasi biaya lingkungan secara lebih sistematis sehingga mendukung efisiensi biaya operasional IPAL. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan dan pencatatan biaya lingkungan agar lebih optimal. Dengan demikian, penerapan EMA berperan penting dalam meningkatkan efisiensi biaya serta mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di PT KIKC.
Copyrights © 2026