Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penularan TBC terjadi melalui droplet dari penderita yang batuk atau bersin sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengobatan TBC. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan, pemutaran video edukasi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di RW 02 Kelurahan Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari kader kesehatan dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki pengetahuan kategori cukup sebesar 75% dan kategori baik sebesar 25%. Setelah edukasi kesehatan, terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik menjadi 48% dan kategori cukup 52%. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p = 0,002). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TBC. Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan TBC di masyarakat.
Copyrights © 2026