Penelitian ini mengkaji transformasi makna simbolis warna pada baju bodo di kalangan masyarakat Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan, yang terus berkembang seiring waktu berjalan. Di masa lalu, warna-warrna pada baju bodo melambangkan status sosial, kelompok usia, dan tahapan kehidupan perempuan bugis-makassar. namun, dalam konteks saat ini, penggunaannya tidak lagi terkait secara ketat oleh norma-norma tradisional, melainkan lebih mengutamakan preferensi pribadi dan semangat kesetaraan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pergeseran makna tersebut da mengeksplorasi ketegangan sosial yang timbul. Pendekatan yang diguunakan mencakup metode kualitatif deskriptid melalui wawancara virtual, tinjauan literatur, dan netnografi melalui pengamatan platform media sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan pergeseran dari makna simnolis yang terbatas menuju interpretasi yang lebih fleksibel, disertai dengan kontroversi antara upaya melestarikan tradisi dan hak atas kebebasan individu.
Copyrights © 2026