Kestabilan bahan kontrol merupakan faktor penting dalam menjamin keandalan hasil pemeriksaan laboratorium. Pooled sera banyak digunakan sebagai alternatif bahan kontrol karena mudah diperoleh dan berbiaya rendah, namun stabilitas analit di dalamnya sangat dipengaruhi oleh kondisi penyimpanan dan penambahan bahan pengawet. Etilen glikol diketahui memiliki sifat antibeku dan antimikroba sehingga berpotensi mempertahankan stabilitas trigliserida. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi stabilitas kadar trigliserida pada pooled sera yang ditambahkan etilen glikol 15% selama penyimpanan 0 hari, 7 hari, dan 30 hari pada suhu −20°C. Desain penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan sampel berupa pooled sera dari 10 responden berkadar trigliserida normal. Pemeriksaan trigliserida dilakukan dengan metode fotometri, sedangkan analisis statistik menggunakan uji Friedman untuk menilai perbedaan antar waktu penyimpanan. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan kadar trigliserida selama penyimpanan (p < 0,05), dengan peningkatan mencolok pada hari ke-7 sebelum menurun kembali pada hari ke-30 meskipun tetap lebih tinggi dibanding hari ke-0. Temuan ini mengindikasikan bahwa penambahan etilen glikol 15% tidak efektif mempertahankan stabilitas trigliserida hingga 30 hari penyimpanan pada suhu −20°C. Dengan demikian, pooled sera beretilen glikol 15% kurang direkomendasikan sebagai bahan kontrol trigliserida untuk penyimpanan jangka panjang.
Copyrights © 2026