Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesulitan keuangan, masa jabatan auditor, dan pengungkapan keberlanjutan terhadap penerimaan opini audit kelangsungan usaha yang dimodifikasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi logistik. Sampel penelitian dipilih menggunakan purposive sampling, menghasilkan 67 observasi perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah opini audit kelangsungan usaha yang dimodifikasi, sedangkan variabel independen terdiri dari kesulitan keuangan, masa jabatan auditor, dan pengungkapan keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan keuangan dan masa jabatan auditor memiliki pengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit kelangsungan usaha yang dimodifikasi. Sementara itu, pengungkapan keberlanjutan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap opini audit kelangsungan usaha yang dimodifikasi. Secara simultan, kesulitan keuangan, masa jabatan auditor, dan pengungkapan keberlanjutan mempengaruhi opini audit kelangsungan usaha yang dimodifikasi. Penelitian ini menyiratkan bahwa kondisi keuangan perusahaan dan lamanya hubungan auditor dengan klien merupakan pertimbangan penting bagi auditor dalam menilai kelangsungan usaha perusahaan.
Copyrights © 2026