Penyiraman tanaman anggur merupakan faktor penting dalam menjaga kondisi pertumbuhan tanaman. Namun, proses penyiraman di Kebun Anggur Ndeso Desa Tenggor masih dilakukan secara manual sehingga tidak terjadwal dengan baik dan berpotensi menyebabkan ketidakseimbangan kelembapan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja berdasarkan nilai kelembapan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode prototipe dengan tahapan perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP8266, sensor kelembapan tanah, modul relay, pompa air, serta LCD sebagai penampil informasi. Pengujian dilakukan dengan mengamati nilai kelembapan tanah dan respons sistem terhadap kondisi tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor kelembapan tanah mampu membaca kondisi tanah kering dan lembap dengan baik. Ketika nilai kelembapan tanah berada di bawah ambang batas, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air, sedangkan pada kondisi kelembapan yang telah mencapai ambang batas, pompa air mati secara otomatis. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan logika yang dirancang dan mampu mengendalikan proses penyiraman berdasarkan kondisi aktual tanah.
Copyrights © 2026