Media Farmasi
Vol 22 No 1 (2026): Media Farmasi Edisi April 2026

Tanaman Obat Sebagai Inhibitor Xanthine Oxidase Dengan Mekanisme Multitarget Pada Hiperurisemia Dan Gout

Srimuliana (Unknown)
Nasrudin (Unknown)
Sahidin (Unknown)
Arba, Muhammad (Unknown)
Fristiohady, Adryan (Unknown)
Irnawati (Unknown)
Ilyas Y, Muhammad (Unknown)
Jabbar, Asriullah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Hiperurisemia merupakan faktor utama penyebab gout yang berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat akibat produksi berlebih maupun gangguan ekskresi. Enzim xanthine oxidase (XO) berperan penting dalam pembentukan asam urat sehingga menjadi target utama dalam terapi gout. Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tanaman obat yang memiliki aktivitas penghambatan enzim xanthine oxidase (XO) serta potensi terapinya dalam penanganan hiperurisemia dan gout. Pencarian literatur dilakukan menggunakan metode literature review dengan menelusuri artikel yang dipublikasikan pada periode 2020- 2025. Database yang digunakan meliputi Scopus, PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang diseleksi membahas aktivitas penghambatan XO oleh tanaman obat berdasarkan uji in vitro dan in vivo. Sebanyak 23 tanaman obat teridentifikasi memiliki aktivitas penghambatan XO yang signifikan. Senyawa aktif seperti chrysin (Piper sarmentosum), limonene (Pistacia chinensis), andrographolide (Andrographis paniculata), dan morin (Maclura cochinchinensis) menunjukkan potensi tinggi, bahkan pada beberapa studi melebihi allopurinol. Mekanisme kerja tanaman obat tidak hanya melalui inhibisi XO langsung, tetapi juga melibatkan modulasi transporter asam urat ginjal seperti URAT1, GLUT9, OAT1, dan ABCG2. Selain itu, aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi melalui penekanan jalur NF-κB dan NLRP3 turut berkontribusi, yang sering disertai dengan efek perlindungan ginjal dan hati. Dengan mekanisme kerja yang bersifat multi-target dan profil keamanan yang lebih baik, tanaman obat berpotensi menjadi alternatif terapi gout, meskipun uji klinis lanjutan masih diperlukan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medfar

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Media Farmasi beralih ke OJS 3 dengan alamat web yang abru namun Media Farmasi tetap Mempublikasikan review article dan original article diseluruh bidang Kefarmasian seperti Farmasetika dan Teknologi Farmasi, Farmasi Klinik, Farmakognosi, Kimia Farmasi yang tidak pernah dipublikasikan di jurnal lain ...