Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik menabung dan berinvestasi pada mahasiswa akuntansi Generasi Z dalam konteks pembelajaran mata kuliah pasar modal dan manajemen portofolio. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi kelas dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki kebiasaan menabung, namun masih bersifat reaktif dan berorientasi jangka pendek, terutama untuk kebutuhan darurat. Partisipasi dalam aktivitas investasi masih tergolong rendah, yaitu hanya sekitar 15,7% mahasiswa yang telah berinvestasi secara aktif, meskipun mereka memiliki akses terhadap pengetahuan investasi melalui pembelajaran akademik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara literasi keuangan dan perilaku aktual (knowledge-behavior gap). Faktor yang memengaruhi perilaku menabung dan investasi meliputi aspek psikologis, sosial, finansial, serta kemudahan akses teknologi melalui fintech. Di sisi lain, pembelajaran mata kuliah pasar modal terbukti berperan sebagai katalis dalam mendorong minat dan inisiasi investasi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman dalam kurikulum untuk meningkatkan kualitas perilaku keuangan mahasiswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026