Produksi merupakan pilar utama dalam aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk menciptakan kemaslahatan bagi umat manusia. Dalam perspektif Islam, produksi tidak hanya sekadar transformasi input menjadi output demi keuntungan materi, tetapi juga terikat pada nilai-nilai ketuhanan dan etika syariah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang mendasari aktivitas produksi serta menganalisis prinsip-prinsip yang harus dipegang oleh produsen Muslim. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, ditemukan bahwa produksi dalam Islam berorientasi pada pemenuhan kebutuhan (maqasid syariah), pelestarian alam, dan distribusi keadilan. Hasil kajian ini menegaskan bahwa setiap aktivitas produksi bernilai ibadah jika dilakukan dalam koridor halal dan menjauhi praktik eksploitasi.
Copyrights © 2024