Ekosistem mangrove merupakan komunitas tumbuhan yang hidup di daerah tropis serta memiliki kemampuan adaptasi pada perairan dengan salinitas tinggi yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Rusaknya ekosistem mangrove dapat menghilangkan fungsi fisik, ekologi dan ekonomi. Upaya rehabilitasi mangrove dilakukan secara berkelanjutan untuk mempertahankan kelestarian mangrove. Ekosistem Mangrove di Tapak, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang merupakan kawasan eko-eduwisata. Upaya rehabilitasi dilakukan untuk memulihkan kembali kerusakan yang terjadi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui struktur, komposisi dan tutupan kanopi mangrove. Penentuan stasiun penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Metode pengambilan data vegetasi mangrove dilakukan dengan metode plot sampling berukuran 10 m x 10 m sedangkan metode pengambilan data tutupan kanopi mangrove dengan metode hemispherical photography untuk menghitung persentase jumlah pixel tutupan vegetasi mangrove dalam analisis gambar binner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 2 spesies mangrove yaitu Rhizophora mucronata dan Avicennia marina dengan kerapatan pohon berada pada angka 763-1866 individu/ha. Indeks Keanekaragaman (H’) tergolong rendah dan Indeks Keseragaman (J’) tergolong tinggi. Persentase tutupan kanopi mangrove memiliki nilai rata-rata tutupan sebesar 77,63%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi mangrove di Tapak Kelurahan Tugurejo memiliki nilai persentase tutupan kanopi yang tinggi dengan kategori padat dan baik.
Copyrights © 2026