Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam sistem keuangan global, termasuk dalam praktik manajemen pasar modal. Perkembangan teknologi informasi, platform perdagangan elektronik, aplikasi investasi digital, dan keterbukaan data real-time telah mengubah pola transaksi, perilaku investor, serta mekanisme pengawasan pasar. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi manajemen pasar modal di era digital dengan menelaah perubahan struktur perdagangan, dinamika perilaku investor, implikasi terhadap tata kelola, serta tantangan regulasi yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui pengkajian buku-buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kelembagaan yang relevan dengan perkembangan pasar modal kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong peningkatan efisiensi operasional, percepatan arus informasi, perluasan akses investasi, dan peningkatan partisipasi investor ritel, terutama generasi muda. Di sisi lain, transformasi tersebut juga menghadirkan risiko baru berupa volatilitas yang lebih cepat, spekulasi berbasis sentimen digital, ancaman keamanan siber, dan tantangan pengawasan terhadap transaksi yang semakin kompleks. Dalam konteks Indonesia, transformasi digital pada pasar modal menunjukkan perkembangan positif, namun masih dihadapkan pada kesenjangan literasi keuangan, ketimpangan literasi digital, dan perlunya penguatan regulasi adaptif. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pasar modal modern tidak lagi hanya bertumpu pada efisiensi transaksi, melainkan juga pada kemampuan institusi pasar membangun tata kelola digital yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika teknologi.
Copyrights © 2026