Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap penggunaan bank syariah melalui studi kasus di Pasar Lama Air Molek. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat sebagian masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan syariah meskipun perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia terus meningkat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung kepada pelaku UMKM dan pihak perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM lebih memilih menggunakan bank konvensional karena dianggap lebih praktis, mudah digunakan, serta memiliki kualitas layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan usaha sehari-hari. Pengalaman penggunaan layanan juga mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah. Di sisi lain, pihak bank syariah berpendapat bahwa rendahnya minat masyarakat dipengaruhi oleh kurangnya literasi dan pemahaman masyarakat mengenai prinsip serta produk perbankan syariah. Penelitian ini menemukan adanya kesenjangan persepsi antara masyarakat sebagai pengguna layanan dengan pihak bank syariah sebagai penyedia layanan. Selain faktor literasi, kualitas pelayanan, kemudahan transaksi, dan efisiensi operasional menjadi faktor penting dalam menentukan keputusan pelaku UMKM dalam memilih lembaga keuangan. Oleh karena itu, bank syariah perlu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat digitalisasi sistem, serta melakukan edukasi yang lebih praktis agar inklusi keuangan syariah dapat berkembang secara optimal di kalangan pelaku UMKM."
Copyrights © 2026