Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mini game, badge, user interface, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumen pengguna aplikasi Shopee di Sulawesi Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan fitur interaktif dalam e-commerce yang tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi, tetapi juga sebagai sarana hiburan, promosi, pembentukan kepercayaan, dan peningkatan pengalaman pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 98 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengguna Shopee yang berdomisili di Sulawesi Utara, berusia minimal 17 tahun, serta mengetahui fitur mini game, badge, user interface, dan promosi terbatas Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mini game, badge, dan user interface berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen secara parsial, sedangkan FOMO tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen. Nilai R Square sebesar 0,735 menunjukkan bahwa 73,5% variasi perilaku konsumen dapat dijelaskan oleh mini game, badge, user interface, dan FOMO, sedangkan 26,5% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku konsumen Shopee lebih kuat dibentuk oleh pengalaman digital, reputasi visual, dan kemudahan penggunaan aplikasi dibandingkan dorongan psikologis FOMO secara mandiri.
Copyrights © 2026