Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Assets (ROA) terhadap harga saham pada perusahaan subsektor minyak dan gas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Penelitian dilatarbelakangi oleh karakteristik industri minyak dan gas yang membutuhkan investasi besar, memiliki risiko operasional tinggi, serta sangat dipengaruhi fluktuasi harga energi dunia dan kondisi ekonomi global. Kondisi tersebut menyebabkan investor cenderung memperhatikan struktur modal dan kemampuan perusahaan menghasilkan laba sebelum mengambil keputusan investasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan harga penutupan saham pada akhir periode pengamatan. Teknik analisis dilakukan menggunakan regresi data panel untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap harga saham secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Return on Assets (ROA) juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap harga saham. Selain itu, pengujian simultan memperlihatkan bahwa DER dan ROA secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan subsektor minyak dan gas. Temuan ini menunjukkan bahwa pergerakan harga saham lebih dipengaruhi faktor eksternal, sentimen pasar, harga minyak dunia, serta dinamika ekonomi global. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor, manajemen perusahaan, dan peneliti dalam memahami faktor penentu harga saham sektor minyak dan gas, yang berkaitan dengan kondisi pasar, stabilitas ekonomi, dan kebijakan energi.
Copyrights © 2026