Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat lentur beton Self Compacting Concrete (SCC) dengan penggunaan superplasticizer Viscocrete 3115 N. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen laboratorium dengan variasi substitusi abu sekam padi sebesar 0%, 5%, dan 10% dari berat semen. Pengujian beton segar dilakukan menggunakan metode slump flow, V-funnel, dan L-box berdasarkan standar EFNARC untuk mengetahui karakteristik SCC. Pengujian sifat mekanik beton meliputi kuat tekan pada umur 7 hari dan 28 hari, kuat tarik belah, serta kuat lentur beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran masih memenuhi persyaratan beton SCC berdasarkan standar EFNARC dengan nilai slump flow 680–700 mm, V-funnel 9–12,20 detik, dan L-box 0,80–0,88. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa variasi abu sekam padi 5% menghasilkan kuat tekan optimum sebesar 34,712 MPa pada umur 28 hari, lebih tinggi dibandingkan beton normal sebesar 33,940 MPa. Namun, penambahan abu sekam padi sebesar 10% menyebabkan penurunan kuat tekan menjadi 25,262 MPa. Pada pengujian kuat tarik belah dan kuat lentur, nilai kekuatan beton cenderung menurun seiring bertambahnya kadar abu sekam padi. Variasi beton normal menghasilkan kuat tarik belah tertinggi sebesar 3,086 MPa dan kuat lentur sebesar 4,299 MPa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan abu sekam padi sebesar 5% merupakan variasi optimum karena masih mampu meningkatkan kuat tekan beton SCC tanpa mengurangi karakteristik beton segar secara signifikan.
Copyrights © 2026