Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate governance terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Dinamika sektor energi yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global, pandemi Covid-19, dan kondisi geopolitik menuntut perusahaan memiliki tata kelola yang efektif untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling pada perusahaan sektor energi yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel independen yang digunakan meliputi dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan institusional, dan dewan direksi, sedangkan variabel dependen diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Data diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan periode 2022–2024, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate governance secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan kontribusi sebesar 67%. Secara parsial, dewan komisaris independen dan komite audit berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan kepemilikan institusional dan dewan direksi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas setiap mekanisme corporate governance memiliki peran yang berbeda dalam memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan implementasi tata kelola perusahaan guna mendukung keberlanjutan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan di tengah dinamika sektor energi yang terus berkembang.
Copyrights © 2026