Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyesuaian anggaran, kendala teknis, serta strategi efektivitas efisiensi anggaran pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kinerja instansi dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya rasionalisasi anggaran yang sangat signifikan pada Bidang Kewaspadaan Nasional hingga mencapai 92,3% akibat kebijakan refocussing anggaran untuk mendukung visi pembangunan “Kalteng BERKAH” yang berlandaskan filosofi kearifan lokal Huma Betang. Kondisi tersebut menuntut instansi untuk melakukan penyesuaian strategi operasional agar fungsi organisasi tetap berjalan secara optimal di tengah keterbatasan fiskal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan dari Bidang Kewaspadaan Nasional, Bagian Keuangan, dan Bagian Program serta Perencanaan, serta didukung melalui studi dokumentasi terhadap Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), laporan kegiatan, dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran yang ekstrem, kinerja instansi tetap berjalan stabil melalui transformasi metode kerja yang lebih efisien. Kegiatan fisik berbasis massa dialihkan menjadi koordinasi intelijen, deteksi dini, dan komunikasi strategis yang bersifat invisible activities. Namun demikian, efektivitas penatausahaan keuangan masih menghadapi hambatan berupa gangguan infrastruktur pada aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan rendahnya kedisiplinan administrasi pelaporan SPJ. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi dan penyesuaian anggaran yang dilakukan secara adaptif mampu mendukung prioritas pembangunan daerah tanpa mengurangi fungsi utama instansi dalam menjaga stabilitas wilayah dan kondusivitas daerah.
Copyrights © 2026