Posyandu remaja merupakan penyedia layanan kesehatan sebagai upaya mengatasi permasalahan kesehatan pada remaja. Keberadaan layanan ini penting, mengingat dari 46 juta remaja di Indonesia, sebanyak 15-20% mengalami masalah kesehatan seperti gangguan gizi dan anemia. Namun dalam pelaksanaannya, terutama proses pencatatan data kesehatan remaja pada beberapa posyandu remaja masih dilakukan dengan manual menggunakan kertas atau buku yang berakibat data hasil pemeriksaan kesehatan tidak terintegrasi serta proses pelaporan mengalami keterlambatan, sehingga menghambat pemantauan dan deteksi dini terhadap masalah kesehatan pada remaja. Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangkan sistem pencatatan kesehatan berbasis website dengan penerapan metode agile scrum guna meningkatkan efektivitas pada proses pencatatan data kesehatan remaja serta menyediakan data real-time. Pengembangan sistem dilakukan secara iteratif menggunakan metode agile scrum yang diterapkan melalui tahapan product backlog, sprint planning, sprint, sprint review, dan sprint retrospective,. Pengujian sistem menggunakan metode black box testing guna menguji sistem dari sisi fungsionalitas dan metode user acceptance testing (UAT) guna mengukur tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengujian fungsionalitas sistem berjalan optimal dan memperoleh tingkat penerimaan pengguna dengan rata-rata persentase sebesar 96,24%. Hal ini menunjukkan bahwa metode agile scrum efektif dalam pengembangan sistem, dan sistem yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan harapan dari pengguna.
Copyrights © 2026