Penelitian ini menganalisis penerapan blockchain dalam E-Government Kabupaten Pasuruan melalui integrasi program Desa Digital dan Anjungan Layanan Mandiri (ALM) Desa Arjosari. Menggunakan rancangan kualitatif studi kasus dengan wawancara 10 informan kunci, temuan menunjukkan transparansi data meningkat 90%, efisiensi proses 70-80%, dan kepercayaan publik 85. Tantangan utama meliputi skalabilitas infrastruktur desa dan literasi regulator. Blockchain berbasis informatika mendorong transformasi tata kelola digital inklusif sesuai SPBE 2025 dan Society 5.0. Disarankan pilot smart contract pada 2-3 desa per kecamatan dengan pelatihan Teknik Informatika
Copyrights © 2026