Penelitian ini menganalisis peran komunitas digital dalam mendorong kesuksesan film Agak Laen melalui electronic word of mouth (e-WOM) dan social media engagement. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pengaruh interaksi digital terhadap popularitas film di tengah ketimpangan distribusi penonton film Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan data berupa 100 komentar dari TikTok, YouTube, dan Instagram yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM didominasi oleh sentimen positif dan bersifat emosional, sementara social media engagement menunjukkan keterlibatan tinggi pada aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Komunitas digital berperan aktif dalam membentuk persepsi publik dan memperluas penyebaran informasi secara organik. Penelitian ini menegaskan bahwa komunitas digital tidak hanya berfungsi sebagai audiens, tetapi juga sebagai aktor aktif dalam pemasaran film digital modern. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran digital serta menjadi masukan praktis bagi industri perfilman dalam merancang strategi promosi berbasis komunitas digital.
Copyrights © 2026