Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang untuk mencegah komplikasi serius melalui pengelolaan diri yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri sebagai prediktor pengelolaan diri pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pasundan Samarinda. Metode penelitian menggunakan desain dengan pendekatan cross-sectional terhadap 120 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa seluruh variabel berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga analisis dilakukan dengan uji korelasi Pearson dan multivariat regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, dukungan keluarga, dan perawatan diri secara simultan berhubungan signifikan dengan pengelolaan diri (p < 0,05). Variabel perawatan diri ditemukan sebagai prediktor paling dominan dengan nilai odds ratio sebesar 3,473, yang berarti pasien dengan perawatan diri baik memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk melakukan pengelolaan diri secara efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan diri pasien DM sangat ditentukan oleh kemandirian dalam perawatan diri.Kata kunci: Pengelolaan diri, diabetes melitus, perawatan diri, dukungan keluarga
Copyrights © 2026