Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
Vol 15, No 2 (2026): April 2026

Sistem Pakar Pendeteksi Penyakit Pernapasan Menggunakan Gradient Boosting dan Metode CNN

Eva Gultom (Universitas Widya Dharma Pontianak)
Tony Darmanto (Universitas Widya Dharma Pontianak)
Jimmy Tjen (Universitas Widya Dharma Pontianak)



Article Info

Publish Date
20 May 2026

Abstract

AbstractRespiratory diseases are among the most common illnesses in the community and are often underestimated. Low public awareness of respiratory diseases has led to a spike in mortality rates due to chronic respiratory diseases and slow treatment. One of the obstacles currently faced is that the manual diagnosis system takes a long time and requires limited specialist expertise. This study provides an expert system that can be used to detect respiratory tract diseases with two different types of input data. The Gradient Boosting algorithm is applied to improve diagnostic accuracy based on clinical data, while the CNN method is used to identify diseases using automatic features by extracting chest X-ray images. This study uses a dataset from Kaggle, which produces a data accuracy rate of 99.7% using Gradient Boosting and 95.93% using the CNN method. The accuracy results from each method show that this system can provide accurate respiratory disease detection results. Keywords: CNN; Gradient Boosting; Respiratory Disease; Expert System AbstrakPenyakit pernapasan merupakan salah satu penyakit yang sering ditemui di kalangan masyarakat dan sering diremehkan. Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap penyakit pernapasan menyebabkan melonjaknya tingkat kematian, dikarenakan penyakit pernapasan kronis dan penanganan yang lambat. Kendala yang dihadapi saat ini salah satunya yaitu sistem diagnosis manual yang digunakan memerlukan waktu yang lama serta keahlian spesialis yang terbatas. Penelitian ini menyediakan sistem pakar yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit saluran pernapasan dengan dua jenis data input yang berbeda. Algoritma Gradient Boosting diterapkan untuk meningkatkan akurasi diagnostik berdasarkan data klinis, sedangkan metode Convolutional Neural Networks (CNN) digunakan untuk mengidentifikasi penyakit menggunakan fitur otomatis dengan mengekstrak citra rontgen dada. Penelitian ini menggunakan dataset dari Kaggle, yang menghasilkan tingkat akurasi data sebesar 99,7% menggunakan Gradient Boosting dan 95,93% menggunakan metode CNN. Tingkat akurasi dari masing-masing metode menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan hasil deteksi penyakit pernapasan yang akurat. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jutisi

Publisher

Subject

Computer Science & IT

Description

Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem ...