Biotropika
Vol 6, No 1 (2018)

Evaluasi Status Trofik dan Pencemaran Bahan Organik di Waduk Lahor Malang Menggunakan Bioindikator Diatom

Viani, Dwie Zesta (Unknown)
Retnaningdyah, Catur (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2018

Abstract

Aktivitas keramba jaring apung (KJA) dapat mengakibatkan penurunan kualitas air. Tujuan penelitian ini adalah menentukan dampak aktivitas KJA di Waduk Lahor terhadap perubahan Kualitas air berdasarkan beberapa paremeter fisika kimia dan indeks biotik dari Diatom sebagai bioindikator. Pengambilan sampel air dan Diatom dilakukan di muara Sungai Lahor (3 stasiun) merupakan inlet dari Waduk Lahor dan daerah sekitar bendungan (1 stasiun) menggunakan purposive random sampling berdasarkan aktivitas KJA dengan pengulangan pada masing-masing stasiun tiga kali. Pengambilan sampel Diatom dengan water sampler vertikal dan disaring menggunakan plankton net. Identifikasi dan perhitungan Diatom dengan Counting Chamber Sedgewick Rafter Cell dan buku identifikasi. Hasil identifikasi dan penghitungan Diatom digunakan untuk menentukan Trophic Diatom Index (TDI) dan Pollution Tolerant Value (% PTV). Karakter fisika kimia air (pH, kecerahan, turbiditas, DO dan BOD) diukur pada lokasi yang sama dengan pengambilan sampel Diatom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air terutama parameter BOD dan kecerahan di Waduk Lahor belum memenuhi standar untuk aktivitas perikanan. Aktivitas KJA di muara Sungai Lahor berdasarkan beberapa indek biotik dari Diatom telah berdampak pada penurunan kualitas air yaitu status nutrisi menjadi eutrofik sampai hiper-eutrofik (TDI) dan tingkat pencemaran bahan organik ringan sampai sedang (% PTV).

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

biotropika

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

Biotropika: Journal of Tropical Biology invites research articles, short communication, and reviews describing new findings/phenomena of biological sciences in tropical regions, specifically in the following subjects, but not limited to biotechnology, biodiversity, microbiology, botany, zoology, ...