ABSTRAK Latar belakang: Primigravida trimester III merupakan sumber daya yang beresiko untuk mengalami kualitas tidur yang terganggu karena persepsi serta perubahan mengenai kondisi fisik dan psikologis yang terjadi. Perubahan tersebut dapat meningkatkan stress pada ibu hamil sehingga berpotensi untuk mempengaruhi kualitas tidurnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress (stress level) dengan kualitas tidur pada ibu hamil primigravida trimester III di wilayah kerja Puskesmas Jombang Kota Cilegon. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan total 40 sampel. Data diambil menggunakan kuesioner Prenatal Distress Questionnaire (PDQ) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji statistik Spearman’s rho. Hasil: Dari 40 responden menunjukkan bahwa 30 responden yang memiliki kualitas tidur buruk, sebanyak 16 responden (40%) memiliki tingkat stress yang tinggi. Sebaliknya, dari 10 responden yang memiliki kualitas tidur yang baik, sebanyak 6 responden (15%) memiliki tingkat stress yang rendah. Simpulan: Meskipun lebih dari setengah responden mengalami tingkat stress tinggi, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Stress (Stress Levels) dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Jombang Kota Cilegon (p-value = 0.974 > 0.05). Kata kunci: Stress, Kualitas Tidur, Primigravida, Trimester III
Copyrights © 2025