Fenomena degradasi moral dan disorientasi nilai dalam sistem pendidikan modern mendorong perlunya rekonseptualisasi teori pembelajaran Islam berbasis nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep ta’dib yang dikembangkan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas ke dalam kerangka teori pembelajaran modern sebagai upaya membangun pendidikan yang holistik dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang berfokus pada karya-karya al-Attas serta kajian akademik terkait pendidikan Islam dan teori pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ta’dib, yang menekankan kesatuan antara ilmu, adab, dan spiritualitas, memiliki relevansi tinggi untuk mengisi kekosongan etis dalam paradigma pembelajaran kontemporer. Integrasi ta’dib memperkaya teori pembelajaran seperti konstruktivisme, kognitivisme, behaviorisme, dan humanisme, dengan memberikan dasar nilai dan orientasi transendental. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kerangka konseptual dan aplikatif dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran di era digital dan Society 5.0, serta memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan insan beradab (al-insān al-ṣāliḥ) yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual.Kata Kunci: Integrasi, Ta’dib, Teori pembelajaran
Copyrights © 2025