Ilmu pengetahuan merupakan produk aktivitas rasional manusia yang berkembang melalui proses refleksi filosofis yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan pengembangan ilmu dalam perspektif filsafat ilmu, khususnya melalui tiga pilar utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta relasi manusia dengan nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menelaah berbagai literatur klasik dan kontemporer di bidang filsafat ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa landasan ontologis berfungsi menetapkan hakikat dan objek kajian ilmu secara jelas, sehingga memberikan pijakan realistis bagi perkembangan pengetahuan. Landasan epistemologis menekankan pentingnya sumber, metode, serta validitas pengetahuan melalui perpaduan antara rasio dan pengalaman empiris, sekaligus menegaskan sifat tentatif ilmu pengetahuan. Sementara itu, landasan aksiologis menegaskan bahwa ilmu tidak bebas nilai, melainkan harus diarahkan pada kemaslahatan, etika, dan tanggung jawab kemanusiaan. Selain itu, manusia dipahami sebagai subjek nilai yang berperan aktif dalam menentukan arah, tujuan, dan pemanfaatan ilmu. Dengan demikian, pengembangan ilmu pengetahuan idealnya tidak hanya berorientasi pada kebenaran faktual, tetapi juga pada nilai moral, sosial, dan keberlanjutan, agar ilmu berfungsi sebagai sarana kemajuan peradaban yang beradab dan humanis.
Copyrights © 2025