Latar belakang: pravelensi kanker payudara dengan pemeriksaan klinis tahun 2017 tertinggi ditemukan di Kabupaten Bantul sebanyak 1.476 kasus, di Kota Yogyakarta sebanyak 64 kasus, dan di Kabupaten kulonprogo sebanyak 16 kasus. Angka kejadian kanker payudara di kabupaten Bantul pada tahun 2016 tertinggi berada di Kecamatan Sanden yaitu 61 kasus, Kecamatan pandak 7 kasus, dan Kecamatan Bambanglipuro 4 kasus. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap sikap remaja putri tentang melakukan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi yang berada di kelas XG SMA Negeri 5 Puspanegara Yogyakarta yang berjumlah 25 siswi, tekhnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Istrumen penelitian ini menggunakan kuesioner sikap. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil nilai rata-rata pretest 22,36 dan nilai rata-rata postest 29,96 dengan kenaikan rata-rata 7,6. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Pairet T-test didapatkan hasil nilai p= 0,000 (nilai p<0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan nilai sikap remaja putri sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual tentang sadari sebagai deteksi dini kanker payudara. Simpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap sikap remaja putri tentang sadari sebagai deteksi dini kanker payudara di SMA Negeri 5 Puspanegara Yogyakarta.
Copyrights © 2024