Latar belakang: Penderita GGK hemodialis merupakan terapi yang sangat penting untuk mempertahankan hidup dan meningkatkan kualitas hidup. Hemodialisis dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK, terutama dengan terapi hemodialisis akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seperti aspek fisiologis, psikologis, dan sosial ekonomi. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik dan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi hemodialisa di unit hemodialisa RSUD Cilacap tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif dan rancangan cross sectional terhadap 71 pasien GGK yang menjalani hemodialisa yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: Penelitian menunjukkan mayoritas pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani terapi hemodialisa di unit hemodialisa RSUD Cilacap berumur dalam kategori lansia (> 60 tahun) yaitu sebanyak 53 orang (74,6%), perempuan yaitu sebanyak 40 orang (56,3%), berpendidikan dalam kategori dasar (SD/SMP) yaitu sebanyak 52 orang (73,2%), bekerja sebagai IRT yaitu sebanyak 28 orang (39,4%), telah lama menjalani hemodialisa (≥ 12 bulan) yaitu sebanyak 53 orang (74,6%) dan mempunyai kualitas hidup yang baik yaitu sebanyak 64 orang (90,1%). Simpulan: sebagain besar usia responden di keteori lansia, pendidikan ssebaian bsar SD, pekerjaan IRT, jenis kelamin perempuan, lama HD kateori lama dan kualitas hidup kategori baik.
Copyrights © 2025