Penelitian ini mengevaluasi kecelakan kerja yang terjadi pada 4 Juli 2018 di PT. AFS, yang melibatkan operator mesin, yang mengalami cedera akibat material yang terlepas. Untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan ada beberapa aspek yang bersangkutan yaitu faktor manusia, mesin, material, metode kerja, praktik manajemen, dan kondisi lingkungan. Studi tersebut memakai teknik Job Safety Analysis (JSA) temuan menunjukkan bahwa faktor signifikan adalah penurunan konsentrasi operator yang dipengaruhinya atas area kerja yang tak nyaman serta pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, kurangnya kesadaran pemeliharaan mesin dan kebijakan manajemen yang lemah terkait Alat Pelindung Diri (APD) diidentifikasi sebagai masalah kritis. Hasil penelitian mengidentifikasi 5 potensi risiko yang terdistribusi dalam tiga kategori: risiko rendah (0%), risiko menengah (0,8%) dan risiko tinggi (0,2%). Bahaya ini telah di identifikasi dalam proses kalibrasi dan memperhatikan frekuensi kecelakaan. Lamgkah yang perlu diambil meliputi pelatihan rutin tentang Kesehatan serta Keselamatan Kerja (K3) bagi pekerja, dengan fokus atas pemakaian APD serta prosedur keselamatan dengan benar.
Copyrights © 2025