Sejak Reformasi 1998, Indonesia terus menghadapi tantangan demokrasi. Demokrasi deliberatif, yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan melalui dialog rasional, semakin diperbincangkan. Meski demokrasi telah berkembang, penerapan demokrasi deliberatif di Indonesia masih terbatas. Salah satu tantangan terbesar adalah ketidaksetaraan akses informasi dan pendidikan politik. Berdasarkan studi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, tingkat literasi politik di Indonesia rendah, dan hanya sebagian kecil masyarakat yang memiliki akses cukup untuk berpartisipasi dalam diskusi deliberatif. Ketimpangan ini mengakibatkan partisipasi yang tidak merata dalam proses pengambilan keputusan politik. Untuk mengatasi ini, kami melakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan literasi politik menggunakan pendekatan desain inovatif, memanfaatkan desain sebagai alat komunikasi dan pembelajaran yang mudah dipahami oleh semua kalangan masyarakat Bandung. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam diskusi publik, memperkuat dialog rasional, dan meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip demokrasi deliberatif. Dengan partisipasi yang lebih luas, demokrasi Indonesia, terutama di Kota Bandung, dapat menjadi lebih inklusif, transparan, dan akuntabel, memperkuat stabilitas sosial dan legitimasi kebijakan yang berkelanjutan. Kata kunci: Demokrasi deliberatif, Keputusan politik, Partisipasi demokrasi, Produk digital.
Copyrights © 2025