Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun di kelompok A1 RA Hidayatul Mubtadi’in, khususnya pada aspek bahasa reseptif dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala RA, dua guru kelompok A, dan 15 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak berada pada kategori cukup baik. Tidak ada anak yang berada pada kategori Belum Berkembang, sedangkan sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Anak mampu memahami dan menjalankan perintah sederhana, menggunakan kalimat sederhana, berinteraksi dengan teman dalam kegiatan bermain kelompok, serta menunjukkan minat saat mendengarkan dan membaca cerita. Strategi guru dalam mengembangkan bahasa anak dilakukan melalui kegiatan bercerita, bernyanyi, bermain peran, tanya jawab, dialog sederhana, penggunaan media gambar, dan alat permainan edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stimulasi bahasa yang komunikatif, menyenangkan, berulang, dan terintegrasi dalam kegiatan harian dapat mendukung perkembangan bahasa reseptif dan ekspresif anak usia dini di lingkungan Raudhatul Athfal.
Copyrights © 2026