Penelitian ini mengkaji pengaruh bias familiaritas dan daya tarik perhatian terhadap abnormal return selama peristiwa black swan. Analisis menggunakan Capital Asset Pricing Model tradisional yang diperluas dengan teori prospek dan Model Tiga Faktor Fama-French, dengan memasukkan variabel psikologis seperti familiaritas dan daya tarik perhatian. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan yang terdaftar dan aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia periode 1997-2020. Metode systematic sampling digunakan untuk menentukan sampel, menghasilkan 5.615 observasi berdasarkan hari perdagangan selama 23 tahun di sembilan sektor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa bias familiaritas tidak terjadi secara seragam di semua sektor selama peristiwa black swan events. Sektor-sektor yang terdampak signifikan, baik secara positif maupun negatif, meliputi pertanian, barang konsumen, keuangan, pertambangan, properti dan konstruksi, serta perdagangan dan jasa. Analisis moderasi menunjukkan hubungan negatif antara daya tarik perhatian dan abnormal return, yang melemah selama peristiwa black swan events. Hal ini mengindikasikan bahwa dampak negatif daya tarik perhatian terhadap abnormal return berkurang dalam kondisi pasar yang ekstrem.Keywords: Attention, events, Familiarity, performance, representative
Copyrights © 2025