Penelitian ini menganalisis pengaruh literasi keuangan dan adopsi pembayaran digital terhadap kinerja 150 UMKM kuliner di Jakarta Pusat menggunakan metode SEM-PLS. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berdampak langsung terhadap kinerja usaha, melainkan harus melalui mediasi pengelolaan keuangan yang efektif, sementara penggunaan pembayaran digital terbukti memberikan kontribusi positif baik secara langsung maupun tidak langsung. Berlandaskan teori Resource Based View dan Technology Acceptance Model, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi fintech serta pelatihan digitalisasi oleh pemerintah guna mengatasi keterbatasan daya saing. Meskipun cakupan penelitian masih terbatas pada lokasi dan sektor spesifik, hasil ini menegaskan bahwa optimalisasi manajemen keuangan merupakan kunci utama dalam mentransformasi literasi dan teknologi menjadi peningkatan kinerja UMKM yang nyata.
Copyrights © 2025