Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2011–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa peningkatan leverage dapat menekan profitabilitas perusahaan. CR berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap ROA, sehingga likuiditas belum terbukti memberikan kontribusi terukur terhadap peningkatan profitabilitas. Sebaliknya, NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan menjadi faktor penting dalam memperbaiki kinerja aset. Secara simultan, DER, CR, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,937 menunjukkan bahwa 93,7% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel, sedangkan 6,3% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas operasional memiliki peran lebih dominan dibandingkan struktur modal dan likuiditas, sehingga manajemen perlu memprioritaskan peningkatan margin laba bersih dalam strategi perbaikan kinerja keuangan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris bagi kajian rasio keuangan pada industri penerbangan nasional yang memiliki karakteristik padat modal, berisiko tinggi, kompetitif, dinamis, kompleks, dan fluktuatif.
Copyrights © 2026