Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mahkota Wisata menghadapi tantangan dalam mengelola data kehadiran siswa dan layanan bimbingan konseling (BK) yang masih bersifat manual dan terpisah. Kondisi ini menyebabkan inefisiensi proses administrasi, kesulitan identifikasi dini siswa bermasalah, dan lambatnya tindak lanjut konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sebuah sistem informasi terintegrasi berbasis web yang menghubungkan modul kehadiran berbasis QR Code dengan modul konseling. Pengembangan sistem dilakukan dengan mengadopsi metodologi Extreme Programming (XP) yang menekankan iterasi singkat, komunikasi intensif dengan pengguna akhir, dan pengujian berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian sistem dengan kebutuhan asli sekolah. Sistem yang dibangun terdiri atas dua aplikasi: Website Absensi Siswa untuk pemindaian QR Code dan Content Management System (CMS) untuk administrasi dan pemantauan oleh admin serta guru BK. Fitur utama mencakup pencatatan kehadiran real-time, manajemen data siswa dan guru, serta modul pemantauan ketidakhadiran (alpha) yang terintegrasi langsung dengan data konseling. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan bahwa semua fungsionalitas sistem beroperasi dengan baik dan sesuai spesifikasi. Implementasi sistem ini berhasil menjawab permasalahan integrasi data dan meningkatkan efektivitas pemantauan siswa oleh guru BK. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan Extreme Programming efektif dalam konteks pengembangan sistem sekolah dengan kebutuhan dinamis dan sumber daya terbatas. Sistem ini tidak hanya mengotomatisasi proses administratif, tetapi juga menjadi alat pendukung keputusan yang strategis bagi peningkatan kualitas layanan bimbingan konseling dan kedisiplinan siswa di SMK Mahkota Wisata.
Copyrights © 2026