Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan disiplin kerja (X3) secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai (Y) PT. BPR BKK Muntilan (Perseroda), yang mengalami kenaikan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari 10,08% menjadi 14,36% pada periode 2021–2022 serta fluktuasi produktivitas ±12% di Cabang Magelang. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal digunakan dengan teknik sampling jenuh (sensus) terhadap 100 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5, didukung observasi dan dokumentasi. Analisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS v.25, mencakup uji validitas (Pearson; r tabel = 0,196), reliabilitas (Cronbach’s Alpha), uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), multikolinearitas (VIF), heteroskedastisitas (Glejser), uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi (R²). Secara parsial, lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,122; sig. = 0,151), sehingga H1 ditolak. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,426; sig. = 0,000), sehingga H2 diterima. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,339; sig. = 0,000), sehingga H3 diterima. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 52,697; sig. = 0,000; R² = 0,622), sehingga H4 diterima. Variabel independen mampu menjelaskan 62,2% variasi kinerja pegawai. Penelitian terbatas pada satu BPR di Kabupaten Magelang dengan 100 responden. Variabel yang diteliti hanya tiga dari sekian faktor yang mempengaruhi kinerja. Penelitian selanjutnya disarankan menambah variabel mediasi (kepuasan kerja, komitmen organisasi) serta memperluas cakupan objek ke seluruh BPR Jawa Tengah. Penelitian ini mengintegrasikan ketiga variabel secara simultan dalam konteks BPR daerah di Jawa Tengah pasca pandemi, dengan temuan bahwa lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial namun tetap berkontribusi secara simultan bersama motivasi dan disiplin kerja, mengisi research gap pada sektor perbankan daerah.
Copyrights © 2026