Persaingan yang semakin ketat pada industri kuliner yaitu kafe mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran pada usaha Mancafe Tanjung Mulia Medan dan dampaknya terhadap volume penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui angket (pedoman wawancara), wawancara dan observasi terhadap delapan informan yang terdiri dari pemilik usaha, manager pemasaran, barista dan lima konsumen. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling dengan informan yang sudah ditentukan sebelumnya dan mengetahui terkait penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber, yaitu dokumentasi, studi pustakan meliputi jurnal, buku, artikel maupun website. Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui teknik triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan konsistensi dan validitas data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi produk memiliki dampak baik terhadap volume penjualan melalui sistem produksi terintegrasi yang menghasilkan produk berkualitas, beragam dengan produk unggulan dan penerapan logo yang konsisten. Strategi harga diterapkan dengan kompetitif dan transparan sehingga seluruh informan menilai harga sesuai dengan kualitas dan manfaat yang diterima. Strategi tempat yang mudah diakses, fasilitas lengkap dengan visibilitas yang baik. Kemudian strategi promosi merupakan aspek paling lemah pada tingkat volume penjualan karena media sosial belum dikelola aktif sehingga segala bentuk kegiatan yang dilakukan tidak diketahui dan dikenal konsumen melalui online dan tidak ada program promo penjualan seperti diskon atau promo lainnya.
Copyrights © 2026