Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio dan Total Asset Turnover terhadap Return on Assets pada perusahaan sektor olahan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, karena berfokus pada hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Debt to Equity Ratio sebagai indikator struktur pendanaan perusahaan dan Total Asset Turnover sebagai indikator efektivitas penggunaan aset. Sementara itu, variabel dependen yang digunakan adalah Return on Assets sebagai ukuran kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh lima perusahaan dengan total dua puluh lima observasi tahunan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Debt to Equity Ratio dan Total Asset Turnover berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. Secara parsial, Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan utang dalam proporsi tertentu masih dapat mendukung peningkatan profitabilitas perusahaan. Sebaliknya, Total Asset Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets, sehingga efektivitas perputaran aset belum menjadi faktor utama dalam peningkatan laba. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan hampir setengah variasi Return on Assets, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor terkait profitabilitas.
Copyrights © 2026