Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada KSP Karya Mandiri Medan periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan koperasi yang diperoleh dari laporan neraca dan laporan laba rugi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, model terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan model memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal sendiri berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap SHU, sedangkan modal pinjaman dan total aset berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap SHU. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap SHU. Namun demikian, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678 menunjukkan bahwa modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset mampu menjelaskan variasi SHU sebesar 67,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian seperti volume usaha, jumlah anggota, biaya operasional, dan efektivitas pengelolaan koperasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan modal dan aset koperasi perlu diimbangi dengan pengelolaan yang efektif dan produktif agar mampu meningkatkan SHU secara optimal serta mendukung kesejahteraan anggota koperasi.
Copyrights © 2026