Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru kelas dalam menumbuhkan self-regulated learning pada siswa berbasis student-centered learning di SDN 13 Palangka, upaya guru dalam mengatasi kendala, serta kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas dan siswa di SDN 13 Palangka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipan pasif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk menumbuhkan self-regulated learning siswa melalui pembelajaran berbasis student-centered learning, seperti memberikan motivasi belajar, membiasakan siswa percaya diri, melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran, memberikan arahan dan refleksi sebelum pembelajaran, serta membiasakan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Guru juga berperan sebagai fasilitator yang mendukung siswa agar lebih mandiri dan aktif dalam proses belajar. Kendala yang dihadapi antara lain masih adanya siswa yang kurang fokus, bergantung kepada guru, dan kurang mampu mengatur kegiatan belajar secara mandiri. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pendekatan individual, memberikan bimbingan secara bertahap, serta menjalin komunikasi dan kerja sama dengan orang tua siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru berbasis student-centered learning memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemampuan self-regulated learning siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026