Kabupaten Sleman, Yogyakarta, merupakan salah satu wilayah dengan perkembangan perumahan yang cukup pesat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan lahan, konsumsi material bangunan, serta pemanfaatan energi yang berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, penggunaan material ramah lingkungan menjadi strategi penting untuk menekan dampak negatif tersebut sekaligus meningkatkan kualitas hunian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan material ramah lingkungan pada proyek perumahan di Kabupaten Sleman serta kontribusinya terhadap efisiensi energi dan kualitas lingkungan hunian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur, analisis regulasi bangunan gedung hijau, serta kajian karakteristik material ramah lingkungan yang sesuai dengan iklim tropis lembap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan material lokal, material bersertifikat, dan material rendah emisi berpotensi menurunkan dampak lingkungan, mengurangi konsumsi energi, serta meningkatkan kenyamanan termal bangunan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan material ramah lingkungan pada perumahan di Sleman dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung arsitektur berkelanjutan dan implementasi kebijakan bangunan hijau di Indonesia.
Copyrights © 2026