Penelitian ini menganalisis kebijakan makanan bergizi gratis (MBG) dari perspektif ekonomi politik dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat melalui studi kasus di SD Gedangmas. Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk mengatasi permasalahan gizi pada kelompok rentan seperti anakanak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini menggambarkan bagaimana kebijakan ini diformulasikan, diimplementasikan, serta dievaluasi dalam konteks wilayah kepulauan yang memiliki tantangan logistik dan sosial ekonomi tersendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBG memberikan dampak positif terhadap status gizi, partisipasi pendidikan, dan ekonomi rumah tangga masyarakat. Namun, program ini juga menghadapi tantangan fiskal dan kritik terhadap prioritas anggaran negara. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil serta perlunya kebijakan yang adaptif agar keberlanjutan dan efektivitas program dapat terjaga
Copyrights © 2026