Abstrak: Matematika merupakan disiplin ilmu yang mengutamakan penalaran logika untuk memecahkan persoalan-persoalan yang kompleks. Hal tersebut membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skill yang melibatkan ketrampilan yang kritis, analitis, kreatif, dan sistematis sehingga model pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher-centered) menghambat upaya siswa dalam melatih kemampuan kognitifnya. Metode scaffolding yang dicetuskan oleh psikolog Lev Vygotsky adalah salah satu metode yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika serta memenuhi persyaratan pendidikan Kurikulum 2013. Metode scaffolding mengintegrasikan upaya dua pihak dalam kegiatan belajar mengajar yakni guru dan murid secara optimal dan bertahap untuk mencapai hasil yang maksimal. Guru dapat memberikan bantuan kepada murid berupa pengetahuan dasar, petunjuk, dorongan dan peringatan pada tahap awal untuk memungkinkan murid belajar mandiri di tahap selanjutnya. Pembelajaran menggunakan metode scaffolding bertujuan meningkatkan hasil belajar dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam mata pelajaran matematika. Kata Kunci: Matematika, Scaffolding, Metode Pembelajaran, Pendidikan Sekolah Dasar
Copyrights © 2020