Abstrak:Â Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang dianggap penting karena menjadi kunci untuk memahami pembelajaran lainnya. Selain itu pembelajaran bahasa Indonesia menjadi kunci peserta didik untuk bersaing dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman. Dalam kurikulum 2013 pembelajaran bahasa Indonesia mulai mengarahkan peserta didik untuk menghasilkan luaran berupa teks di akhir pembelajaran. Maka dari itu guru sebagai fasilitator harus mampu menyiapkan peserta didik untuk mencapai hal tersebut. Guru harus menyiapkan berbagai macam cara yang sesuai agar dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut. Salah satu cara yang dapat ditempuh guru dalam rangka mencapai tantangan tersebut yaitu membiasakan peserta didik untuk selalu dihadapkan dengan strategi dan evaluasi pembelajaran berbasis berpikir tingkat tinggi atau HOTS. Dalam artikel ini akan dibahas contoh penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajarn bahasa Indonesia materi teks cerita fantasi. Analisis ini menggunakan termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajaran teks cerita fantasi di SMP. Hasil analisis menyimpulkan bahwasanya penerapan strategi dan evaluasi HOTS dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat ditempuh melalui kegiatan; (1) orientasi, (2) merumuskan masalah, (3) merumuskan hipotesis, (4) menganalisis data, (5) menguji hipotesis, (6) menyimpulkan serta membiasakan peserta didik untuk mencapai level kognitif C6 yaitu mencipta, dalam hal ini peserta didik dituntut untuk menghasilkan sebuah teks cerita sebagai luaran pembelajaranKata Kunci: Penerapan, Strategi Hots, Evaluasi Hots, Pembelajaran, Bahasa Indonesia
Copyrights © 2021