Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan masa keemasan yang krusial untuk stimulasi kognitif, termasuk pengenalan pola hidup sehat. Namun, pembelajaran di TK Darul Falah masih menggunakan metode konvensional yang monoton, sehingga menurunkan minat siswa dalam mengenal jenis buah dan sayuran. Banyak aplikasi edukasi yang tersedia saat ini memiliki kelemahan pada alur yang statis, sehingga anak cenderung menghafal urutan jawaban daripada memahami substansi materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi berbasis Android menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Penelitian ini integrasi algoritma Fisher-Yates Shuffle untuk sistem pengacakan soal otomatis yang memastikan setiap sesi permainan memberikan tantangan dinamis dan permutasi urutan yang adil (unbiased). Hasil pengujian fungsional melalui Black-box testing menunjukkan seluruh fitur berjalan valid. Pengujian pengalaman pengguna menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 91,59, yang menempatkan aplikasi pada kategori Acceptable dengan predikat Best Imaginable. Dapat disimpulkan bahwa penerapan algoritma Fisher-Yates Shuffle efektif mengatasi pola hafalan pada anak dan layak digunakan sebagai media pembelajaran interaktif yang adaptif.
Copyrights © 2026