Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Vol. 3 No. 1 (2025): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)

Innovating aromatherapy candles from used cooking oil for student entrepreneurship

Siti Atwano Pisriwati (Muhammadiyah Mlati Senior High School)
Deny Hadi Siswanto (Muhammadiyah Mlati Senior High School)
Nurcahyo Yogyanto (Muhammadiyah Mlati Senior High School)



Article Info

Publish Date
27 Jun 2025

Abstract

Improper disposal of used cooking oil can harm the environment and disrupt aquatic ecosystems. A creative solution is repurposing it into aromatherapy candles, which offer relaxation and health benefits. This study aims to educate 11th-grade science students at SMA Muhammadiyah Mlati on reusing used cooking oil through aromatherapy candle-making training. The program involves raising awareness of the environmental risks of used cooking oil and conducting hands-on workshops where students create candles infused with essential oils such as patchouli and lemon, which also serve as natural mosquito repellents. The findings indicate a significant increase in students' interest in aromatherapy candle-making and entrepreneurship, as reflected in the rising interest levels after training. Moreover, this initiative fosters environmental awareness and opens opportunities for waste-based entrepreneurship. Therefore, producing aromatherapy candles from used cooking oil can help reduce pollution while enhancing students' skills and entrepreneurial mindset. Continuous support from schools and relevant institutions is essential to expand similar sustainable waste management programs.   Abstrak Pembuangan minyak goreng bekas yang tidak tepat dapat merusak lingkungan dan mengganggu ekosistem perairan. Solusi kreatifnya adalah dengan memanfaatkannya kembali menjadi lilin aromaterapi, yang menawarkan manfaat relaksasi dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendidik siswa kelas 11 MIPA di SMA Muhammadiyah Mlati tentang penggunaan kembali minyak goreng bekas melalui pelatihan produksi lilin aromaterapi. Penelitian ini melibatkan peningkatan kesadaran tentang risiko lingkungan dari minyak goreng bekas dan lokakarya langsung di mana siswa membuat lilin yang diresapi dengan minyak esensial seperti nilam dan lemon, yang juga berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Hasil program menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam minat siswa terhadap pembuatan lilin aromaterapi dan kewirausahaan, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan tingkat minat pasca pelatihan. Selain itu, inisiatif ini menumbuhkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang untuk kewirausahaan berbasis limbah. Oleh karena itu, memproduksi lilin aromaterapi dari minyak goreng bekas dapat membantu mengurangi polusi sekaligus meningkatkan keterampilan dan pola pikir kewirausahaan siswa. Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan lembaga terkait sangat penting untuk memperluas program pengelolaan limbah berkelanjutan serupa. Kata Kunci: kewirausahaan; lilin aromaterapi; minyak goreng bekas; pelatihan

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

dedicated

Publisher

Subject

Description

Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) is an open-access and peer-reviewed journal published by Faculty of Educational Sciences, Universitas Pendidikan Indonesia, in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN). This journal aims to disseminate ...