Indonesian Language Education and Literature
Vol. 11 No. 2 (2026)

Berpikir Kritis dalam Wacana Akademik: Analisis Wacana Kritis terhadap Artikel di Jurnal Terindeks Scopus

Dewi Herlina Sugiarti (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat)
Syihabuddin Syihabuddin (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat)
Andoyo Sastromiharjo (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat)
Khaerudin Kurniawan (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2026

Abstract

Berpikir kritis merupakan kompetensi kunci dalam praktik akademik, namun kajian sebelumnya cenderung memaknainya sebagai kemampuan kognitif individual dan jarang menempatkan teks artikel jurnal sebagai objek analisis. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi indikator berpikir kritis dalam teks artikel jurnal terindeks Scopus melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis teks multiartikel. Data penelitian berupa sepuluh artikel jurnal terindeks Scopus yang dipilih secara sistematis melalui tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan indikator berpikir kritis Facione, meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri, sebagai lensa analitik untuk mengidentifikasi pola diskursif dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator interpretasi dan analisis muncul secara konsisten dalam seluruh artikel yang dianalisis, sementara indikator evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri menunjukkan variasi intensitas kemunculan antarteks. Temuan ini menunjukkan bahwa berpikir kritis direpresentasikan sebagai praktik diskursif yang terintegrasi dalam cara penulis membangun argumen, menafsirkan data, dan mengelola klaim pengetahuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa berpikir kritis dalam teks artikel jurnal berfungsi sebagai praktik diskursif yang berperan dalam konstruksi dan legitimasi pengetahuan ilmiah. Critical Thinking as a Discursive Practice in Journal Articles: A Critical Discourse Analysis of Critical Thinking Indicators Critical thinking is a core competence in academic practice; however, previous studies have largely conceptualized it as an individual cognitive ability and have rarely examined academic journal articles as objects of analysis. This study aims to examine how critical thinking indicators are discursively represented in Scopus-indexed journal articles using a Critical Discourse Analysis approach. Employing a qualitative multi-article text analysis design, the study analyzes ten Scopus-indexed journal articles selected through a systematic procedure guided by the PRISMA framework. Data were analyzed using Facione’s critical thinking indicators, interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation, as analytical lenses to identify recurring discursive patterns across texts. The findings indicate that interpretation and analysis consistently appear in all analyzed articles, whereas evaluation, inference, explanation, and self-regulation show varying degrees of representation. These results suggest that critical thinking is discursively enacted through argumentative construction, data interpretation, and the management of knowledge claims. The study concludes that critical thinking in journal articles functions as a discursive practice that contributes to the construction and legitimation of academic knowledge.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jeill

Publisher

Subject

Description

Indonesian Language Education and Literature also known ILEaL (2502-2261) is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior ...