Pengembangan literasi keuangan di perdesaan menghadapi tantangan kompleks di era perubahan global yang ditandai volatilitas ekonomi, transformasi digital, dan perubahan iklim. Artikel ini menganalisis penerapan manajemen adaptif sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan efektivitas program literasi keuangan di desa. Manajemen adaptif, dengan siklus perencanaan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi yang iteratif (Allen & Garmestani, 2015), memungkinkan respons yang lincah terhadap kondisi lokal yang dinamis dan ketidakpastian eksternal. Kajian literatur menunjukkan bahwa integrasi prinsip manajemen adaptif—seperti pembelajaran berkelanjutan, partisipasi komunitas, dan fleksibilitas desain program—dapat mengatasi keterbatasan pendekatan linier tradisional yang seringkali tidak kontekstual (Lusardi & Mitchell, 2014; World Bank, 2018). Berdasarkan analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka kerja manajemen adaptif yang memadukan pendidikan keuangan konvensional dengan penguatan kelembagaan lokal dan pemanfaatan teknologi digital inklusif merupakan kunci untuk membangun ketahanan finansial masyarakat desa yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025